Kalapas Sukamiskin Ditangkap KPK - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Saturday, 21 July 2018

Kalapas Sukamiskin Ditangkap KPK

Jakarta,/Zonasatu - Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Bandung, Wahid Husen. Penangkapan ini dilakukan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Barat, Sabtu (21/7) dini hari.

"Betul. (kejadian) tadi malam. Kalapas (yang ditangkap)," kata seorang sumber KPK saat dikonfirmasi, Sabtu (21/7/2018).

Menurut sumber internal tersebut, Wahid sudah diamankan dan sedang dibawa ke Gedung KPK di Jakarta. Diduga, Wahid menerima sesuatu yang bertentangan dengan jabatannya. "Sudah dibawa ke Jakarta. (Wahid) terima sesuatu untuk berbuat sesuatu," terangnya.

Selain Wahid, tim Satgas disebut menangkap sejumlah pihak lainnya dalam OTT kali ini. Para pihak tersebut ditangkap lantaran terlibat dalam transaksi suap.

Diduga, suap ini berkaitan dengan jabatan Wahid sebagai kalapas. Saat ini, para pihak yang ditangkap, termasuk Wahid sedang dibawa ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. "Sudah dibawa ke Jakarta. (Wahid) terima sesuatu untuk berbuat sesuatu," katanya.

Beberapa jam setelah beredar kabar, KPK membenarkan adanya OTT. Dalam OTT ini, KPK menangkap Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen dan dua orang lainnya.

"Betul ada kegiatan KPK di Lapas Sukamiskin," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif saat dikonfirmasi, Sabtu (21/7/2018).

Dalam OTT ini, KPK turut mengamankan uang dan kendaraan yang diduga terkait dengan transaksi suap yang melibatkan Wahid. Namun demikian, belum diketahui secara lengkap terkait kasus dugaan suap apa yang menyeret Wahid Husen.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Syarif masih enggan membeberkan lebih jauh mengenai OTT di Lapas khusus koruptor tersebut. Syarif berjanji akan menjelaskan secara rinci mengenai OTT ini dalam konferensi pers. "Detailnya tunggu konfernsi pers," kata Syarif.

Lembaga antikorupsi memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Penulis : Himawan Aji
Sumber : -

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


UNESCO menyebutkan Indonesia berada diurutan nomor dua dari bawah soal literasi dunia yang berarti penduduk Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah yaitu 0,001% atau dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Yuk, perkaya literasi dan biasakan membaca sampai selesai.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?