![]() |
| Massa berorasi didepan istana negara menuntut Jokowi - JK turun (Foto : Wahyu) |
Jakarta (Zonasatu.co.id) - Ribuan massa dari berbagai elemen mahasiswa,
pemuda, pedagang kaki lima, buruh, dan nelayan yang tergabung dalam gerakan
Tarik Mandat Jokowi-JK mendesak pemerintahan
Jokowi-JK untuk menuntaskan
semua permasalahan yang ada.
Menurut Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Beni Pramula, jika saat ini rakyat Indonesia sedang mengalami kekecewaan besar terhadap pemerintahan Jokowi – JK. Dinilainya Negara dibawah pemerintahan Jokowi – JK bukannya membaik akan tetapi sebaliknya mengalami kemerosotan yang berdampak buruk pada kesejahteraan rakyat.
"Setahun memimpin, pemerintahan Jokowi-JK bukannya mampu mengangkat kesejahteraan rakyat, malah kesejahteraan rakyat semakin menurun. Kini, Indonesia diambang krisis," kata Beni dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (28/8/2015).
Seperti yang dilansir pada laman sangpencerah.com, Beni menyebutkan dengan semakin melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar hingga menyentuh angka Rp. 14.000 cukup menggambarkan Indonesia diambang kehancuran ekonomi. Imbasnya, harga komoditas dan barang impor terus naik, beban utang negara semakin besar, dan pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi besar-besaran.
Dijelaskan juga, Jokowi yang dulu berjanji akan membuka ribuan lapangan kerja, justru menciptakan ribuan pengangguran baru. Selain itu pemerintahan dibawah Jokowi – JK dianggap lebih cenderung suka mencari kambing hitam ketimbang solusi.
"Parahnya, Jokowi-JK selalu mengkambinghitamkan
ekonomi global. Bukan secepatnya mencari solusi untuk memperbaiki kondisi
ekonomi bangsa yang semakin hari semakin terpuruk," tukasnya. (TW)


