"Total, 64 sorti ditargetkan terhadap 63 instalasi ISIS. Di antaranya, 53 zona kaya, tujuh depot senjata, empat kamp pelatihan dan sebuah pos komando ISIS."
Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor
Konashenkov, mengatakan bahwa, selama 24 jam terakhir pesawat-pesawat jet
tempur Rusia telah menyerang basis-basis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah
(ISIS) di empat provinsi di Suriah. Yaitu, Provinsi Hama, Idlib, Latakia dan
Provinsi Raqqa.
Total, 64 sorti ditargetkan terhadap 63 instalasi ISIS.
Di antaranya, 53 zona kaya, tujuh depot senjata, empat kamp pelatihan dan
sebuah pos komando ISIS. Serangan ganas militer Rusia itu, menurut Konashenkov,
melibatkan pesawat jet Sukhoi Su-24M, Su-34 dan Su-25. Selain itu Rusia juga
mengerahkan pesawat jet tempur Su-30SM untuk mengawal setiap serangan udara.
“Tugas tempur dicapai, semua pesawat dari gugus tugas
operasi di Suriah berhasil kembali ke pangkalan udara Khmeimim,” kata
Konashenkov, seperti dikutip Russia Today, semalam (11/10/2015). Menurutnya,
dari data komunikasi radio yang disadap militer Rusia menunjukkan ada kepanikan
yang meningkat di antara militan ISIS.
Konashenkov mencontohkan, seorang komandan ISIS di
lapangan telah mendesak staf senior ISIS untuk mempercepat pasokan persenjataan
dan peralatan militer. Selain Itu, komandan tersebut juga minta pemindahan bala
bantuan dari Provinsi Raqqa sebagai dampak dari serangan udara Rusia.
Konashenkov, juga mengatakan bahwa angkatan bersenjata
Rusia dan Amerika Serikat (AS) telah mengadakan konferensi video kedua untuk
membahas operasi militer di Suriah. Kedua belah pihak mendiskusikan rincian
proposal yang fokus pada komitmen Rusia dan AS untuk menjamin keamanan personel
militer kedua pihak dalam menjalankan operasi militer di Suriah. (SRK/SindoNews)


