“Tidak ada urusannya dengan BLBI, BLBI sudah selesai sudah tutup buku. Kita berbicara dana-dana kita yang ada di luar negeri dan mereka tidak mau membawa ke dalam negeri,”
“Kayak Raja para MALING aja Pa Luhut ini. Emang NKRI
milik Perusahaan @jokowi > BLBI TUTUP BUKU Kalau Rakyat bilang begitu!”
tulis Ratna di akun Twitter @RatnaSpaet.
Sebelumnya, sosial media dipenuhi polemik terkait
pernyataan Luhut tersebut. Luhut mengeluarkan pernyataan itu usai menghadiri
pelantikan tiga deputi KPK (15/10).
“Tidak ada urusannya dengan BLBI, BLBI sudah selesai
sudah tutup buku. Kita berbicara dana-dana kita yang ada di luar negeri dan
mereka tidak mau membawa ke dalam negeri,” tegas Luhut menjawab pertanyaan
wartawan (15/10).
Di sisi lain, KPK yang selama ini mengusut kasus BLBI tak
pernah menyatakan hal seperti yang disampaikan Luhut.
Seperti diketahui, BLBI adalah pinjaman yang diberikan
kepada bank-bank yang mengalami likuiditas saat terjadi krisis moneter 1998.
Total dana yang dikucurkan BI sebesar Rp 147,7 triliun kepada 48 bank. Namun
banyak dana ini yang diselewengkan pemilik bank.
Di saat yang sama, banyak pemilik bank yang kesulitan
mengembalikan dana BLBI tersebut. Di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri,
diterbitkan surat keterangan lunas (SKL) bagi obligor yang sudah mengembalikan
sebagaian dana BLBI. (CSE/PosMetro)

