Hal itu disampaikan Dandim Bangkalan, Letkol Sunardi
Istanto dalam Bhakti Sosial penyerahan bantuan alat peraga pendidikan berupa 20
laptop dan 10 Overhead Proyektor (OHP) dari Mabes TNI di Aula Manunggal Makodim
0829/Bangkalan, Selasa (13/10/2015).
Dandim menjelaskan, konsep perang masa kini tidak lagi
mutlak menggunakan kekuatan alat tempur (konvensional) melainkan menggunakan kekuatan rakyat yang sudah dipecah (non
konvensional) untuk melawan pemerintahannya sendiri terutama dengan memisahkan
alat komponen pertahanan utama (TNI) dari komponen pendukungnya (rakyat).
“Maka dari itu, pimpinan kami memerintahkan manunggal
dengan rakyat karena kemajuan teknologi mampu memicu mengurangi rasa
nasionalisme dan loyalitas rakyat,” jelasnya.
Menurutnya program
Menhan ini bertujuan untuk mempertahankan dan
memupuk rasa nasionalisme serta
loyalitas rakyat kepada Negara.
Sedangkan Letkol Mar Sagono WantoroTim Mabes
TNI, Pabandya AneV Bhakti TNI menyampaikan bahwa "tahun ini
kebagian 5 wilayah yang mendapatkan bantuan, diantaranya Aceh, Muara
Enim Palembang, Kebumen Jateng, Bangkalan dan Satal Manado. Ini adalah salah satu bentuk
kepedulian TNI kepada masyarakat, tiap tahun 100 pada 5 propinsi masing
- masing mendapatkan 20 unit Laptop dan 10 unit proyektor.“, katanya
Bantuan tersebut diserahkan kepada 10 Sekolah Dasar
Negeri (SDN) di Kecamatan Konang, SDN Bandung 1 dan 3, SDN Campor 1, SDN Pakes
2, SDN Sen Asen 1 dan 2, SDN Sambiyen 1 dan 3, serta SDN Cangkareman 1 dan 3. (SRK)


