Wujudkan Kemandirian Pertahanan, PT Pindad Diminta Tingkatkan Produksi Amunisi - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Tuesday, 10 July 2018

Wujudkan Kemandirian Pertahanan, PT Pindad Diminta Tingkatkan Produksi Amunisi

Jakarta/Zonasatu - Sebagai langkah untuk mengurangi impor amunisi dan propelan (bahan peledak pendorong peluru), PT PT Pindad (Persero) diminta agar meningkatkan produksi kedua produk tersebut. Ini sekaligus mewujudkan kemandirian di bidang industri pertahanan.

Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose menyatakan, BUMN yang dia pimpin itu harus bisa mandiri dalam produksi munisi dan propelan . Saat ini kebutuhan amunisi dan propelan masih harus dipenuhi oleh impor.

"Untuk mandiri di amunisi berarti kami harus menambah kapasitas munisi kami melalui investasi," kata Mose di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Untuk itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Pandjaitan, meminta PT Pindad segera menyiapkan proposal untuk pembangunan penambahan (pabrik) amunisi dan propelan.

Kendati demikian, ia belum dapat menyebut nilai investasi yang diperlukan. Ia menyebut saat ini kapasitas produksi amunisi Pindad mencapai sekitar 197 juta butir per tahun dan diharapkan bisa meningkat hingga 300 juta butir per tahun pada 2019 mendatang.

Ada pun produksi propelan diharapkan bisa meningkat menjadi 600-800 ton untuk mendukung produksi amunisi. "Tadi belum sampai bicara kekurangan dana tapi (diminta) buatlah proposal untuk kapasitas misalnya 200 juta butir per tahun untuk munisi dan proplan bisa sampai 600 hingga 800 ton," kata Mose.

Penulis : M. Tariez
Sumber : 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


UNESCO menyebutkan Indonesia berada diurutan nomor dua dari bawah soal literasi dunia yang berarti penduduk Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah yaitu 0,001% atau dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Yuk, perkaya literasi dan biasakan membaca sampai selesai.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?