TNI dan Tentara Malaysia Latihan Bersama untuk Antisipasi Aksi Terorisme - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Saturday, 20 July 2019

TNI dan Tentara Malaysia Latihan Bersama untuk Antisipasi Aksi Terorisme

Bogor, ZONASATUPenyelenggaraan Latgabma Malindo Darsasa-10AB/2019 bertujuan untuk mengembangkan profesionalisme kedua Angkatan Bersenjata di samping sebagai upaya pertukaran pengalaman dan peningkatan kerjasama keamanan perbatasan khususnya dalam bidang penanggulangan terrorisme.

Demikian sambutan Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Mayjen TNI Ganip Warsito yang dibacakan oleh Wadanjen Kopassus, Brigjen TNI Muhammad Hasan selaku Direktur Latihan pada saat membuka Latihan Gabungan Bersama Malaysia-Indonesia Darat Samudera Angkasa (Latgabma Malindo Darsasa)-10AB/2019 bersama dengan Brigjen Anuar Bin Abdul Wahab selaku Ketua Pengarah Cawangan Operasi dan Latihan Bahagia Angkatan Tentera Malaysia (ATM), bertempat di lapangan upacara Standby Force Pusat Misi Pemelihara Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7/2019).

Mayjen TNI Ganip Warsito menyampaikan perlu disadari bahwa kawasan Asia-Pasifik merupakan bentangan wilayah yang sangat strategis di dunia. Memberikan banyak manfaat dan dapat dioptimalkan bagi kesejahteraan rakyat, di sisi lain juga menghadirkan beberapa tantangan yang harus diantisipasi bersama, seperti bencana alam, terorisme, dan radikalisme.

Secara geografis dan demografis Indonesia dan Malaysia memiliki ikatan persaudaraan yang sangat erat, sehingga diperlukan mekanisme kerjasama antara TNI dan ATM dalam membangun sebuah jaringan yang terstruktur dengan baik di bidang operasi militer bersama.

Mayjen TNI Ganip Warsito mengatakan, fokus Latgabma Malindo Darsasa 10AB/2019 adalah operasi gabungan bersama dalam rangka operasi anti terorisme. “Kita akan saling berbagi dan mengambil pelajaran berharga dari berbagai latihan yang akan dilalui bersama, menjadikan sebuah pengalaman dan pelajaran bagi para prajurit dan satuan kedua Angkatan Bersenjata," ujarnya.

“Apabila dalam keadaan sebenarnya kita dituntut untuk terjun menghadapi tantangan yang timbul, TNI dan ATM siap bekerja sama sesuai dengan Protap Malindo yang telah disepakati," katanya.

Ia juga mengingatkan agar Latgabma Malindo Darsasa 10AB/2019 dimanfaatkan untuk menjadi sarana membangun komunikasi yang positif dan konstruktif di antara TNI dan ATM serta diharapkan para peserta dari kedua Angkatan Bersenjata mendapatkan manfaat.

Kesempatan yang sama, Brigjen Anuar Bin Abdul Wahab selaku Ketua Pengarah Cawangan Operasi dan Latihan Bahagia mengatakan, Latgabma Malindo Darsasa 10AB/2019 juga memiliki tujuan mewujudkan konsep operasi gabungan bersama di medan sesungguhnya dan meningkatkan kemampuan para prajurit kedua Angkatan Bersenjata dalam melaksanakan operasi bersama.

“Saya percaya melalui Latgabma Malindo Darsasa 10AB/2019, kedua Angkatan Bersenjata akan saling berbagi ilmu pengetahuan, serta pertukaran informasi sehingga latihan ini dapat dilaksanakan dengan lancar," terangnya.

Latgabma Malindo Darsasa 10AB/2019 dilaksanakan di daerah latihan PMPP TNI di Desa Tangkil, Sentul, Bogor, Jawa Barat yang diikuti oleh 234 personel TNI dan 138 personel ATM dan melaksanakan serangkaian metode latihan mulai dari Subject Matter  Expert Exchange (SMEE), Tactical Floor Games (TFG), dan Field Training Exercise (FTX).

Editor: Noor Irawan
Foto: -
Sumber: Puspen TNI

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


UNESCO menyebutkan Indonesia berada diurutan nomor dua dari bawah soal literasi dunia yang berarti penduduk Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah yaitu 0,001% atau dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Yuk, perkaya literasi dan biasakan membaca sampai selesai.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?