Jakarta, ZONASATU - Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati) menyatakan siap bekerja sama dengan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Ida Fauziah untuk mewujudkan visi pemerintah menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Ketua Umum Apjati, Ayub Basalamah di Jakarta, Rabu (23/10/2019), menyebutkan bahwa pemilihan Ida sebagai Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi merupakan pilihan tepat Presiden Joko Widodo.
"Boleh jadi pendekatan keibuan akan mempermudah komunikasi dengan semua pemangku kepentingan untuk menjadikan manusia Indonesia sebagai SDM yang unggul dan mampu bersaing di pasar kerja internasional," kata Ayub.
Apjati menyatakan siap menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pekerja melalui pelatihan berkualitas dan sertifikasi bagi pekerja serta membantu melanjutkan upaya pembukaan lapangan kerja baru.
Selain itu, Apjati mengharapkan inovasi dari menteri ketenagakerjaan yang baru dalam penempatan pekerja Indonesia di luar negeri mengingat pada semester pertama tahun ini saja pekerja Indonesia di luar negeri sudah mendatangkan remitensi sampai Rp12 triliun lebih.
"Angka ini akan berlipat-lipat lagi jika peluang kerja dibuka lebar tanpa mengabaikan kualitas. Pekerja kita disenangi di luar negeri karena rajin, tangguh, sopan, dan ramah," kata Ayub.
Ia menegaskan dukungan terhadap pewujudan visi pemerintah membangun sumber daya manusia yang terampil, dinamis, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi karena sumber daya manusia yang unggul merupakan kunci suatu bangsa untuk memenangi persaingan dan maju.
Ketua Umum Apjati, Ayub Basalamah di Jakarta, Rabu (23/10/2019), menyebutkan bahwa pemilihan Ida sebagai Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi merupakan pilihan tepat Presiden Joko Widodo.
"Boleh jadi pendekatan keibuan akan mempermudah komunikasi dengan semua pemangku kepentingan untuk menjadikan manusia Indonesia sebagai SDM yang unggul dan mampu bersaing di pasar kerja internasional," kata Ayub.
Apjati menyatakan siap menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pekerja melalui pelatihan berkualitas dan sertifikasi bagi pekerja serta membantu melanjutkan upaya pembukaan lapangan kerja baru.
Selain itu, Apjati mengharapkan inovasi dari menteri ketenagakerjaan yang baru dalam penempatan pekerja Indonesia di luar negeri mengingat pada semester pertama tahun ini saja pekerja Indonesia di luar negeri sudah mendatangkan remitensi sampai Rp12 triliun lebih.
"Angka ini akan berlipat-lipat lagi jika peluang kerja dibuka lebar tanpa mengabaikan kualitas. Pekerja kita disenangi di luar negeri karena rajin, tangguh, sopan, dan ramah," kata Ayub.
Ia menegaskan dukungan terhadap pewujudan visi pemerintah membangun sumber daya manusia yang terampil, dinamis, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi karena sumber daya manusia yang unggul merupakan kunci suatu bangsa untuk memenangi persaingan dan maju.
| Editor | : Basyirun Adhim |
| Foto | : Ant |
| Sumber | : - |



No comments:
Post a Comment