Depok, ZONASATU - Ekonom Universitas Indonesia (UI) Dr. Rizal E Halim menilai komposisi tim ekonomi kabinet Indonesia Maju yang dibentuk oleh Presiden Jokowi dan wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan sinyal positif bagi pasar.
"Masuknya kalangan profesional tentunya memberikan angin segar bagi perekonomian Indonesia," kata Rizal Halim dikutip Antara menanggapi terbentuknya Kabinet Indonesia Maju, di Depok, Jawa Barat, Rabu (23/10/2019).
Menurut dia, kondisi itu menunjukkan bahwa tim ekonomi menonjolkan sikap profesionalitas yang diharapkan mampu memberikan pertumbuhan ekonomi yang positif.
Rizal berharap tim ekonomi ini mampu meningkatkan ekspor sehingga bisa meningkatkan neraca perdagangan Indonesia menjadi positif.
"Kinerja produktivitas industri manufaktur harus digenjot, inefisiensi baik dari sisi birokrasi maupun infrastruktur harus bisa dibenahi," katanya.
Ia mengatakan bahwa yang perlu dilakukan adalah membenahi kinerja perdagangan Indonesia dan juga bisa memperkuat nilai tukar rupiah.
Dikatakannya bahwa sosok Erick Thohir, bukan hanya pengusaha profesional kelas nasional tapi sudah kelas dunia sehingga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian Indonesia.
"Sepak terjangnya di dunia bisnis sudah tak diragukan lagi," jelasnya.
Rizal juga menilai dipilihnya pendiri Gojek Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bukan tim kabinet ekonomi, mungkin dikarenakan presiden punya pertimbangan tersendiri.
"Dilihat background pendidikannya di luar negeri, mungkin bisa memberikan dampak bagi pendidikan Indonesia ke depannya," tegasnya.
"Masuknya kalangan profesional tentunya memberikan angin segar bagi perekonomian Indonesia," kata Rizal Halim dikutip Antara menanggapi terbentuknya Kabinet Indonesia Maju, di Depok, Jawa Barat, Rabu (23/10/2019).
Menurut dia, kondisi itu menunjukkan bahwa tim ekonomi menonjolkan sikap profesionalitas yang diharapkan mampu memberikan pertumbuhan ekonomi yang positif.
Rizal berharap tim ekonomi ini mampu meningkatkan ekspor sehingga bisa meningkatkan neraca perdagangan Indonesia menjadi positif.
"Kinerja produktivitas industri manufaktur harus digenjot, inefisiensi baik dari sisi birokrasi maupun infrastruktur harus bisa dibenahi," katanya.
Ia mengatakan bahwa yang perlu dilakukan adalah membenahi kinerja perdagangan Indonesia dan juga bisa memperkuat nilai tukar rupiah.
Dikatakannya bahwa sosok Erick Thohir, bukan hanya pengusaha profesional kelas nasional tapi sudah kelas dunia sehingga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian Indonesia.
"Sepak terjangnya di dunia bisnis sudah tak diragukan lagi," jelasnya.
Rizal juga menilai dipilihnya pendiri Gojek Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bukan tim kabinet ekonomi, mungkin dikarenakan presiden punya pertimbangan tersendiri.
"Dilihat background pendidikannya di luar negeri, mungkin bisa memberikan dampak bagi pendidikan Indonesia ke depannya," tegasnya.
| Editor | : Indarti |
| Foto | : - |
| Sumber | : Ant |



No comments:
Post a Comment