Tingkatkan imunitas tenaga medis RSPAD, KSAD sumbang suplemen makanan - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Thursday, 7 May 2020

Tingkatkan imunitas tenaga medis RSPAD, KSAD sumbang suplemen makanan


Jakarta, ZONASATU - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyumbang suplemen makanan untuk meningkatkan imunitas tubuh tenaga medis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto yang bertugas memerangi dan menangani pasien terjangkit COVID-19.

"Sesuai dengan janji istri saya minggu lalu, kami akan berikan lagi dukungan kepada para tenaga medis untuk meningkatkan imunitas. Kami bagikan bantuan ini, merupakan donasi dari perusahaannya, tetapi secara berkala pasti akan kami perhatikan," kata Andika dalam siaran akun "Youtube" TNI AD di Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Andika bersama istrinya, Hetty Andika Perkasa, menyumbangkan suplemen dan makanan "Eprokal Plus" sebanyak 26 boks.

Setiap bungkus Eprokal Plus terdiri atas tiga bungkus Promilch (Full Cream, Glutaathion, Oat, Creamer, Cereal, Isolated Protein), tiga bungkus High Protein Cookies, dan satu bungkus Viteral (Dextrose, multivitamin, dan Mineral Premix) yang berfungsi sebagai immune stimulator.

Sebanyak 2.100 bungkus Eprokal Plus diterima oleh Pelaksana Tugas Unit Gizi RSPAD Mayor CKM Novi, kemudian akan membagikannya ke seluruh tenaga kesehatan di RSPAD.

Para tenaga medis RSPAD tersebar di Pavilion Suhardo, Pavilion Darmawan, Pavilion Bermis, Pavilion Kartika, ruang CICU dan ICU, IGD RSPAD, IGD Kartika, dan ruang Kesling.

Kemudian di ruang Jangsus, Labolaturium, Radiologi, PPIRS, Farmasi, Unit Gizi, Pramusaji, Teknik, Patologi Anatomi, PPI, Dokter Umum, Poli Skrining, MCU, dan ruang Bagpam.

"Kita berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dan dikonsumsi agar dapat meningkatkan ketahanan tubuh. Secara berkala kami akan terus berikan perhatian. Terima kasih selamat bertugas," ujar jenderal bintang empat itu.

Editor: Noor Irawan
Foto: -
Sumber: Dispenad

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


UNESCO menyebutkan Indonesia berada diurutan nomor dua dari bawah soal literasi dunia yang berarti penduduk Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah yaitu 0,001% atau dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Yuk, perkaya literasi dan biasakan membaca sampai selesai.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?