Intinya, tidak boleh ada kesalahan yang dilakukan pemuncak klasemen saat bertarung di Tembong Jaya Sirkuit nantiJakarta (Zonasatu.co.id) - Ajang Kejurnas Speed Offroad, Indonesia Xtreme Offroad Racing (IXOR) putaran 4 musim 2015 akhirnya digelar kembali di sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten pada Sabtu-Minggu (29-30/08/2015). Di ajang tersebut Group neraka FFA (Free For All/G-6) tetap menjadi fokus perhatian media dan pemerhati speed offroad nasional. Pertarungan yang ketat dan tajam dipastikan makin berlangsung rapat dan akan hasilkan duel adu cepat waktu yang tipis.
Memang
yang paling enak ditonton adalah semua pertarungan di Group FFA ini. Dimanapun dan kapanpun sejak era Promotor
Nasional masa lalu. Tidak akan kita menjumpai kesederhanaan suatu team atau
speed offroader di Group Neraka ini.
Investasi tingkat tinggi adalah pembeda dari group-group lainnya. Speed dan Skill jadi unsur pelengkap utama di
FFA.
Offroader
H. Syamsudin yang merupakan punggawa utama Jhonlin Racing Team dan Rifat
Sungkar masih diunggulkan dari polling para pengamat speed offroad nasional.
Mungkin karena keduanya mampu memenangkan duel di 2 putaran akhir
sebelumnya. Nama-nama seperti Jhoni dan
Dirman dari JRT bisa jadi akan mendorong performa sang punggawa utama di atas
arena dengan menekan rival dengan cara catatkan waktu cepat diantara
rival.
Nampak
akan seperti itu saja tingkat strategi dari JRT yang lebih amankan poin untuk 4
putaran yang harus dituntaskan. Rifat hanya berupaya untuk bisa memenangkan
pertarungan di Serang. Bagaimana dengan
speed offroader tangguh lainnya?
Konsistensi
offroader Ijeck dari Medan Sumut yang membela team 7 Saudara juga tetap akan
jadi ancaman serius pemuncak klasemen lomba tahun ini. Daya dobrak TB ADHI dari team HRVRT yang
mulai bangkit dengan performa baru tengah siap head-on langsung dengan para
pemuncak klasemen.
Intinya,
tidak boleh ada kesalahan yang dilakukan pemuncak klasemen saat bertarung di
Tembong Jaya Sirkuit nanti. Sirkuit
alami beberapa perubahan di beberapa sisi dan menawarkan speed yang lebih
tinggi lagi. (Noor Irawan Ranoe)

