Korea (Zonasatu.co.id) - Korea Utara dan
Korea Selatan bertemu hingga Sabtu larut malam (22/08) dalam pembicaraan
tingkat tinggi darurat, yang bertujuan untuk mengakhiri konfrontasi menegangkan
yang membuat kedua negara tersebut di ambang perang.
Pembicaraan itu
berlangsung di desa perbatasan Panmunjom, kata para pejabat Kementerian
Unifikasi Korea Selatan.
Lebih dari lima
jam kemudian, menjelang tengah malam, pembicaraan masih berlangsung, lapor
kantor berita Yonhap.
Kim Kwan-jin,
penasihat keamanan nasional Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, dan Hwang
Pyong So, seorang staf pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, ambil bagian dalam
pertemuan tersebut.
Tidak ada berita
mengenai rincian pertemuan mendesak itu, yang diadakan atas permintaan
Pyongyang.
Korea Utara telah
mengancam akan melancarkan “perang habis-habisan” terhadap Korea Selatan pekan
ini, dan menetapkan tenggat Sabtu pukul 5 sore waktu Pyongyang bagi Korea
Selatan untuk menghentikan siaran propaganda anti-Pyongyang dengan pengeras
suara di dekat perbatasan
Tenggat itu telah
berlalu 90 menit saat kedua pihak memulai pembicaraan mereka Sabtu malam.
Seorang pejabat
Korsel mengatakan, pihaknya akan tetap menyiarkan siaran anti PyongYang selama
pembicaraan berlangsung. Keputusan untuk menghentikan siaran akan tergantung
pada hasil pembicaraan.(TW/SindoNews)


