Moskow (Zonasatu.co.id) - Rusia telah
mengirimkan 1.000 peluru kendali anti-tank generasi ketiga Kornet-9M133 ke
Suriah untuk melawan militan Daesh.
Sistem rudal
anti-tank Kornet adalah ATGM canggih dengan lintasan spiral. Sistem ini pertama
kali diperkenalkan pada kedinasan Angkatan Darat Rusia pada tahun 1998. Rudal
ini merupakan sistem universal yang modular yang mampu meghadapi sasaran
apapun, dapat ditembakkan dari berbagai platform dengan menggunakan sistem
pemandu sinar laser yang dapat diandalkan.
DEBKAfile
melaporkan enam pesawat interseptor MiG-31 Foxhound Rusia mendarat pada hari
Selasa (18/08) di Pangkalan Udara Mezze yang terletak di Bandara Internasional
Damaskus diikuti oleh pesawat angkut An-124 Condor yang membawa 1.000 peluru
kendali anti-tank generasi ketiga Kornet-9M133.
Enam pesawat itu
adalah bagian dari kesepakatan tahun 2007 yang ditandatangani antara Rusia dan
Suriah meliputi penjualan delapan jet tempur supersonik MiG-31, BGN News Turki
melaporkan.
Moskow sebelumnya
telah memasok helikopter serang Mi-28 ke Damaskus untuk memerangi militan
Daesh.
CEO MiG Sergei
Korotkov, pada Mei 2014 mengatakan, "perusahaan MiG berencana untuk
memasok 12 pesawat tempur MiG-29M/M2 untuk Suriah pada tahun 2016-2017 dengan
kontrak yang ditandatangani pada tahun 2007, namun karena perang yang sedang
berlangsung di negara itu, kemungkinan akan ada masalah dengan penyerahannya.
"
Selain dari Rusia
dan Kazakhstan, Suriah akan menjadi satu-satunya negara selain negara pecahan
Uni Soviet yang menggunakan pesawat MiG-31.(TW/SindoNews)


