Tangerang (Zonasatu.co.id) - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan concept carnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS)2015. untuk melengkapi display produk Suzuki ajang GIIAS 2015, PT. SIS untuk pertama kalinya di Indonesia, memperkenalkan Suzuki iK-2 sebagai konsep hatchback Compact baru Suzuki.
“Di
GIIAS 2105 ini, Suzuki secara khusus menghadirkan dan memperkenalkan concept
car, yakni iK-2. Kami hadirkan iK-2 sebagai mobil compact cerdas yang
dikembangkan dengan menggabungkan elemen yang dibutuhkan sebagai sebuah mobil
kompak idaman, yaitu desain yang elegan dan dinamis, fungsional, nyaman,
performa berkendara yang baik dan efisiensi bahan bakar. Selain concept car,
kami juga men-display beberapa teknologi Suzuki dia area booth Suzuki",
ujar 4W Marketing Director SIS, Makmur, di booth Suzuki, Rabu, (26/08/2015).
Makmur
menambahkan, iK-2 terinspirasi oleh konsep "Harmonised Force",
sedangkan untuk fitur mobil ini memiliki desain 'Liquid Flow' memberikan
pergerakan energi yang dinamis, siluet yang lebar dan rendah, sehingga
memberikan kesan mobil berkelas, elegan dan dinamis.
iK-2
mengaplikasikan platform generasi baru Suzuki dengan mengurangi bobot melalui
desain ulang yang mendasar pada sturktur bagian bawah bodi mobil dan
mengoptimalkan desain kendaraan keseluruhan, termasuk bagian yang dipasang pada
bawah mobil.
Lebih
lanjut ia mengatakan, sebuah premium hatchback harus memiliki desain yang
stylish dan dinamis. “Kedua dari sisi performa harus memiliki performa yang
sangat baik, ketiga fungsionalitas dan fuel efficiency," katanya
Dimensi
iK-2 memiliki panjang keseluruhan 4,023 mm, dengan lebar keseluruhan 1,766 mm,
tinggi keseluruhan 1,450 mm. Sedangkan untuk jarak sumbu roda sebesar 2,520 mm,
dilengkapi ban dengan ukuran 225/45R18 serta menggunakan platform generasi
terbaru.
Sementara
itu, Dony Saputra Head of 4W Product Development SIS menyebut saat ini pihaknya
memamerkan iK-2 Concept untuk tes pasar. Jika mendapat respon positif hatchback
anyar ini bisa dipertimbangkan masuk pasar nasional.
"Saat
ini kami sedang melihat dulu respon pasar Indonesia seperti apa. Baru dari situ
kami bisa menentukan pakai mesin apa, fiturnya seperti apa. Kalau memang bagus
kami pertimbangkan untuk masuk Indonesia. Kami optimis dengan produk ini,"
ucapnya. (Noor Irawan Ranoe)

