"Kontrak ini adalah keberhasilan PTDI di bulan September ini, setelah sebelumnya di awal bulan September pada tanggal 1, telah terjalin kontrak pengadaan 2 (dua) unit helicopter AS 365 N3+ Dauphin dengan BASARNAS,"
Jakarta (Zonasatu.co.id) - Direktorat Kepolisian Udara Republik Indonesia
menandatangani kontrak jual beli pesawat dan helikopter, dengan PT Dirgantara
Indonesia (Persero) (PTDI). Dalam kontrak itu, Polri akan membeli 1 pesawat
baling-baling tipe CN-295, dan 1 helikopter tipe Bell 412 EP, yang dirakit dan
diproduksi di Bandung, Jawa Barat.
Penandatanganan kontrak baru itu ditandatangani oleh
Direktur Utama PTDI, Budi Santoso, dan Kasubbag Renmin Ditpoludara selaku Pejabat
Pembuat Komitmen, AKBP Hasanuddin. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat
Ditpoludara, Jl. Cirendeu Raya Pondok Cabe, Pamulang Tangerang Selatan, Senin
(21/9/2015).
Budi mengatakan, penandatanganan kontrak jual beli dengan
Kepolisian Udara ini diharapkan mampu menjadi pendorong terjadinya
kontrak-kontrak berikutnya.
"Kontrak ini adalah keberhasilan PTDI di bulan
September ini, setelah sebelumnya di awal bulan September pada tanggal 1, telah
terjalin kontrak pengadaan 2 (dua) unit helicopter AS 365 N3+ Dauphin dengan
BASARNAS," kata Budi, dalam keterangan tertulis seperti dikutip
detikFinance, Senin (21/9/2015).
Sementara itu, Hasanuddin mewakili pihak Kepolisian
menyampaikan, pihak Polisi Udara merasa puas dengan produk pesawat dan heli
yang sebelumnya telah dibeli.
Alhasil, Polisi Udara kembali memesan 1 unit pesawat dan
1 unit heli buatan PTDI untuk memaksimalkan kinerja dalam menjaga keamanan
nasional.
Kepolisian Udara masih menggunakan pesawat dan heli
buatan PTDI, di antaranya pesawat NC-212-200, BO-105, Bell 412 SP, dan BELL 412
EP.
CN-295 adalah produk pesawat program kerjasama PTDI
dengan Airbus Defence & Space. Pesawat ini merupakan pengembangan dari
CN-235. Badan pesawat lebih panjang 3 meter daripada CN-235. Pesawat ini
berkapasitas untuk 40 sampai dengan 50 penumpang. CN-295 digerakkan oleh dua
mesin turboprop pratt dan withney, yang lebih besar tenaganya dibandingkan
dengan CN-235.
Sedangkan helikopter Bell 412 EP, merupakan program
kerjasama antara PTDI dengan Bell Textron. Keunggulan helikopter generasi
terbaru ini dapat digunakan pada operasi jarak pendek dan taktis di lapangan. (SRK/DetikNews)


