"Saya juga imbau warga tanggap dan segera melaporkan jika ada hal yang dilarang, yang mencurigakan, segera saja lapor. Masyarakat pasti tahu apa yang terjadi dilingkungannya,"
Bali
(Zonasatu.co.id) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika memuji aparat dan
warga di kawasan Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, yang
tanggap ketika seorang warga Rusia bernama Maslennokov Dmitri (49) mengibarkan
bendera bergambar palu arit dan bintang di vila kontrakannya di kawasan itu.
"Ya enggak bolehlah. Mau di vila, mau di rumah, mau
di mana saja, ya tetap enggak boleh bendera itu. Bagus juga itu mereka (aparat
dan warga), mereka tanggap," kata Pastika di Denpasar, Bali, Rabu
(2/9/2015).
Mantan Kapolda Bali ini lalu mengimbau warga agar tanggap
terhadap lingkungan masing-masing untuk menciptakan kondisi Bali yang aman dan
kondusif. Jika ada hal yang dilarang maupun gejala yang mencurigakan agar
segera dilaporkan kepada aparat terdekat baik aparat desa maupun kepolisian.
"Saya juga imbau warga tanggap dan segera melaporkan
jika ada hal yang dilarang, yang mencurigakan, segera saja lapor. Masyarakat
pasti tahu apa yang terjadi dilingkungannya," tambahnya.
Bendera tersebut dikibarkan di sebuah vila di kawasan
Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Pengibaran bendera
tersebut tidak berlangsung lama karena aparat kepolisian yang dibantu TNI
menurunkan bendera tersebut (baca juga: Warga Rusia Kibarkan Bendera Bergambar
Palu Arit dan Bintang di Bali).
Sementara itu, Dmitri mengaku tidak tahu kalau di
Indonesia dilarang mengibarkan bendera milik Partai Komunis tersebut. Kasus ini
masih ditangani Polres Badung. (SRK/TribunNews)


