Jakarta,
Ikatan
Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA)
Angkatan 45 mendeklarasikan diri untuk selalu berkomitmen menjaga dan mencintai lingkungan hidup. Selama ini IKAL PPRA
45 sudah menyadari bahwa lingkungan hidup memiliki timbal balik dan saling
mempengaruhi dalam kehidupan manusia.
Untuk
itu IKAL 45 menentang adanya perusakan lingkungan seperti, perambahan alam dan
suaka margasatwa, perburuan liar, penghancuran terumbu karang serta pembuangan
sampah dan limbah sembarangan. IKAL 45 meminta kepada semua pihak untuk menjaga
kelestariannya.
"Oleh
karena itu kami menentang adanya pengerusakan seperti perambahan suaka alami,
suaka margasatwa, perburuan liar dan penghancuran terumbu karang. Termasuk
pembuangan sampah dan limbah yang tidak pada tempatnya," kata Ketua IKAL
PPRA 45, Mayjen TNI Nugroho Widyotomo saat acara di Cilandak Driving Golf, Bumi
Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (6/2/2016).
Menurutnya,
lingkungan hidup merupakan titipan dari generasi ke generasi yang paling
berharga, karenanya harus dijaga kelestariannya. "Ini merupakan kewajiban
bagi kita untuk selalu memelihara lingkungan dan sesuai dengan program
pemerintah yakni menjadikan Indonesia hijau," ujar alumni Akmil 1983 yang
saat ini menjabat sebagai Irjenad ini
Dijelaskannya,
IKAL PPRA Angkatan 45 merupakan alumni Lemhanas yang diisi oleh orang-orang
dari berbagai macam latar belakang dan profesi. Semua mendukung sepenuhnya
upaya pelestarian alam serta kompak, profesional dan solid dalam mendukung
program penghijauan.
"Kita
dari masing-masing profesi miiki program lakukan penghijauan dengan kerjasama
dengan instansi terkait," ucap pria yang dibesarkan di Korps Baret Merah,
Kopassus TNI-AD ini
Dan
pihaknya juga berharap, program penghijauan ini tidak hanya dilakukan oleh
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saja, tapi seluruh kementerian,
lembaga dan instansi terkait untuk bergerak bersama.
"Kami
juga menyadari bahwa kami adalah bagian dari masyarakat yang mendukung
pelestarian lingkungan. Ini tanggung jawab kita semua dan butuh memerlukan
keseriusan dan aksi nyata bukan sekadar ceremony saja," ucap pria yang
pernah menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya ini.
Ditempat
yang sama Ketua Panitia Pelaksana IKAL PPRA 45 yang juga Komandan Korps Marinir
(Dankomar) Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, menuturkan, Korps Marinir sendiri
selama ini sangat menyadari sepenuhnya arti penting lingkungan bagi kehidupan
manusia.
"Kami
juga menyadari dampak negatif dari sebagian aktifitas manusia yang tidak
bertanggungjawab dengan merusak lingkungannya," kata Buyung yang merupakan
alumni AAL tahun 1983 ini.
Dalam rangkaian
kegiatan, Ikatan Alumni Lemhanas Angkatan 45 juga sekaligus menggelar reuni
yang diikuti ratusan peserta. Kegiatan reuni diisi berbagai rangkaian
pelestarian lingkungan seperti pelepasan bibit ikan, penandatanganan deklarasi
piagam pelestarian lingkungan hidup hingga outbound di kawasan Bhumi Marinir
Cilandak


