Aksi tersebut digelar PMII untuk menuntut pertanggung
jawaban pemerintah atas tragedi berdarah yang menimpa warga Nepa tahun 2003.
Sedangkan Jokowi sendiri dijadwalkan akan menghadiri peresmian waduk seluas
1.150 hektar agar dapat segera dioperasionalkan sebagai kawasan tadah air yang
akan mengairi saluran irigasi persawahan warga Banyuates.
Dengan adanya aksi unjuk rasa tersebut sejumlah warga khawatir hal ini dapat
menghambat proses peresmian yang sudah direncanakan dan merugikan warga Banyuates yang sudah lama
menunggu bendungan tersebut beroperasi mengairi
sawah-sawah mereka.

