![]() |
| Cho Hyun Min, putri kedua pemilik Maskapai Korean Airlines, Cho Yang Ho. (foto: theinvestor.co.kr) |
ZonaSatu - Internasional. Seoul - Lagi-lagi, sikap arogan putri Presiden
Direktur Korean Air Cho Yang Ho menjadi perbincangan publik. Tak hanya di Korea, berita mengenai perilaku
putri pemilik maskapai terbesar Negeri Gingseng ini pun menjadi trending
topik dunia. Seperti dilansir Reuters, Cho Hyun-min atau kerap disapa Emily Cho,
putri bungsu Cho Yang Ho, harus dipecat dari jabatannya sebagai Vice President
Korean Airlines karena menyiram air mineral ke pimpinan agensi perusahaan
iklan.
"Korean Air telah memberhentikan sementara Cho
Hyun-min dari pekerjaannya sejak Senin (16/4/2018), hingga menunggu hasil
penyelidikan kepolisian," keterangan resmi maskapai Korean Air, seperti
dikutip oleh Reuters.
Dalam wawancaranya dengan Stasiun TV MBC, Hyun Min membantah keras tuduhan yang
ditujukan padanya. Ia mengaku hanya
menumpahkan air tersebut ke lantai. Meski
demikian, Hyun Min mengaku, ia tak
sepantasnya berbuat sebodoh itu. Adik
Cho Hyun Ah ini pun secara resmi meminta maaf atas perbuatannya tersebut.
Rupanya tak hanya sekali, sikap arogan putri Cho Yang Ho menjadi
viral se-antero dunia. Sebelumnya ditahun 2014 silam, putri pertama Cho, Cho Hyun Ah lebih sering
disapa Heather Cho, juga melakukan perbuatan “konyol” yang menghebohkan
dunia. Seorang awak kabin harus
diturunkan dari pesawat hanya karena menyajikan kacang macadamia yang masih
dalam kemasan plastik, tidak disajikan dalam piring. Hyun Ah juga dikabarkan marah besar dan
membentak sang pramugari sebelum “mengusir”-nya . Pesawat yang sudah berada di landasan pun
terpaksa harus kembali ke boarding gate, akibatnya penerbangan dari Bandara
Internasional John F. Kennedy, New York ke Bandara Incheon, Jumat (5/12/2014)
silam, mengalami penundaan.
Pihak otoritas bandara dan Kepolisian Korea Selatan pun
akhirnya mengusut insiden tersebut. Atas kejadian itu, Hyun Ah dinyatakan bersalah dan dihukum penjara selama
setahun. Namun setelah lima bulan
dipenjara, cucu pendiri Hanjin Group ini pun dibebaskan.
Penulis : Dhee
Sumber : Reuters




No comments:
Post a Comment