Jayapura, ZONASATU - Hujan deras yang melanda wilayah di Papua tadi malam telah menyebabkan bencana banjir bandang, dan longsor yang berdampak cukup besar di beberapa tempat. Menyikapi tersebut, sejumlah tim evakuasi dari personel TNI AD Kodam XVII/Cenderawasih dikerahkan untuk terjun membantu evakuasi Korban di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Minggu (17/03/2019).
Hal tersebut disampaikan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring untuk membantu mengevakuasi para korban banjir bandang.
“Sampai saat ini jumlah korban sementara yang telah dievakuasi jumlahnya 56 orang meninggal dunia (MD), 23 orang luka berat, 51 orang luka ringan dan jumlah pengungsi saat ini telah mencapai 2.273 orang," ujar Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring.
Selain korban jiwa, terdapat kerugian material di kampung bintang timur, 166 rumah warga yang terendam, dan sejumlah kendaraan sepeda motor dan mobil yang terendam banjir bandang.
Selain itu menurt Pandit, TNI juga menyediakan posko-posko pengungsian yang di beberapa tempat diantaranyaa di Bintang Timur, perumahan Gajah Mada, dihalaman sekolah HIS.
“Posko yang disebar bermaksud agar setiap korban yang masuk dapat diberikan penanganan dengan cepat. Sekitar 25 dokter yang disebar di beberapa posko-posko dan membuat dapur lapangan,” kata Pangdam menambahkan.
Hal tersebut disampaikan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring untuk membantu mengevakuasi para korban banjir bandang.
“Sampai saat ini jumlah korban sementara yang telah dievakuasi jumlahnya 56 orang meninggal dunia (MD), 23 orang luka berat, 51 orang luka ringan dan jumlah pengungsi saat ini telah mencapai 2.273 orang," ujar Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring.
Selain korban jiwa, terdapat kerugian material di kampung bintang timur, 166 rumah warga yang terendam, dan sejumlah kendaraan sepeda motor dan mobil yang terendam banjir bandang.
Selain itu menurt Pandit, TNI juga menyediakan posko-posko pengungsian yang di beberapa tempat diantaranyaa di Bintang Timur, perumahan Gajah Mada, dihalaman sekolah HIS.
“Posko yang disebar bermaksud agar setiap korban yang masuk dapat diberikan penanganan dengan cepat. Sekitar 25 dokter yang disebar di beberapa posko-posko dan membuat dapur lapangan,” kata Pangdam menambahkan.
***
Editor : Noor Irawan
Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih
Editor : Noor Irawan
Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih



No comments:
Post a Comment