Program Baru akan ditawarkan pada Ajang GIIAS 2019 - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Tuesday, 14 May 2019

Program Baru akan ditawarkan pada Ajang GIIAS 2019

Jakarta, ZONASATUTidak sekadar memamerkan kendaraan berteknologi terkini, pameran otomotif GIIAS 2019 juga menyuguhkan program "Beyond Mobility Area" yang menjadi lokasi bagi pengunjung untuk merasakan dan mendapatkan informasi tentang perkembangan teknologi mobilitas.

Dalam program tersebut, pengunjung akan mendapatkan pengarahan dari tenaga ahli tentang inovasi dari berbagai produk yang akan dipamerkan di GIIAS 2019.

Ketua Penyelenggara pameran GIIAS The Series 2019, Rizwan Alamsjah mengatakan, empat merek peserta telah berkomitmen menghadirkan teknologi masa depan dalam program itu.

“GIIAS adalah inspirasi teknologi otomotif, dan akan ditampilkan di seluruh sisi penyelenggaraannya. Tidak hanya sekadar lihat, sentuh, atau foto, di GIIAS pengunjung bisa mendapatkan informasi tentang teknologi dan bahkan bisa mendapatkan pengalaman mengendarainya langsung," kata Rizwan di Senayan, Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut ia menambahkan, program Studen Day akan hadir kembali kepada pelajar yang diundang untuk mendapatkan ilmu langsung dari para pelaku industri, melalui konsep baru bertajuk "Education Day".

“Program itu akan memberikan gambaran tentang profesi dalam industri otomotif kepada siswa, tujuannya agar sepulang dari GIIAS, siswa akan memiliki pengetahuan baru dan memiliki motivasi untuk ikut ambil bagian membesarkan industri otomotif Indonesia.” tambahnya.

Tidak hanya test drive dan tes ride yang menarik perhatian pengunjung, GIIAS 2019 juga akan diberikan pengarahan Safety Driving & Riding Course yang nantinya akan memberikan pemahaman baru atas pentingnya faktor keselamatan dalam berkendara dan juga teknik berkendara dengan aman.

Editor: Noor Irawan
Foto: -
Sumber: -

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


UNESCO menyebutkan Indonesia berada diurutan nomor dua dari bawah soal literasi dunia yang berarti penduduk Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah yaitu 0,001% atau dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Yuk, perkaya literasi dan biasakan membaca sampai selesai.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?