BANDUNG -
Bongkahan batu akik Pancawarna seberat 60 kilogram mulai diproses untuk
dijadikan seratusan liontin sebagai suvenir pada Konferensi Asia Afrika (KAA)
ke-60 di Kota Bandung, Jawa Barat.
"Batu akik Pancawarna ini
sudah siap dibentuk untuk dijadikan suvenir bagi para kepala negara di KAA
nanti," kata pengrajin batu akik Rachmat Abdul di tempat pemotongan batu
Koperasi Lasminingrat, Garut, Sabtu (11/4/2015).
Ia menuturkan, bongkahan batu akik tersebut akan menjadi
suvenir yang cantik dan menarik perhatian bagi para kepala negara yang hadir
dalam KAA.
Pihaknya menyiapkan seratusan liontin yang akan dibagikan
secara gratis untuk dibawa oleh orang nomor satu di negaranya masing-masing.
"Kita sekarang sudah menyelesaikan beberapa buah liontin yang cantik,
sisanya lima hari sebelum acara KAA sudah selesai," katanya.
Ia mengungkapkan, batu akik Pancawarna dari Kecamatan
Bungbulang, Garut, merupakan jenis batu nomor satu dengan kisaran harga Rp4
sampai Rp50 juta per buah. Ia berharap, suvenir batu akik khas Garut umumnya
Indonesia itu dapat semakin terkenal ke seluruh belahan dunia.
"Batu akik ini kreatifitas warga Garut yang ingin
mengenalkan hasil bumi tanah Pasundan dan Indonesia kepada para kepala
negara," katanya.(OkeZone)



No comments:
Post a Comment