Malaysia (Zonasatu.co.id) - Aksi demonstrasi
besar-besaran terjadi Kuala Lumpur, Malaysia. Puluhan ribu demonstran turun ke
jalan melakukan aksi protes terhadap pemerintah.
Peristiwa yang
terjadi akibat krisis politik dan ekonomi itu dinilai bukan tidak mungkin
terjadi di Indonesia apabila pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK)
tidak memperbaiki kondisi ekonomi secara cepat.
Pengamat politik
dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Bakir
Ikhsan mengakui situasi politik Indonesia berbeda dengan Malaysia. Namun,
sambung dia, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah
Indonesia bisa terus berkurang akibat persoalan ekonomi.
Apabila itu
terjadi, menurut dia, Indonesia bisa mengalami hal sama dengan yang terjadi di
Malaysia. "Iya, iya kita mengingatkan (bisa merembet). Betul bahwa memang
kita tidak bisa mengisolasi dari perkembangan global di sana (Malaysia),"
ujar Bakir kepada Sindonews, Minggu (30/8/2015).
Menurut dia,
gelombang demonstrasi di negara-negara berkembang sedikit banyak dipengaruhi
situasi politik dan ekonomi.
Dia menilai
Indonesia tidak hanya sedang mengalami keterpurukan ekonomi, tapi juga kian
memudarnya kerpercayaan publik terhadap pemerintah. Oleh karena itu, saran
Bakir, pemerintah Indonesia harus mampu bertahan dengan cara sendiri.
Dia mengingatkan
agar pemerintah tidak melulu menyalahkan kondisi ekonomi-politik global atas
persoalan ekonomi di dalam negeri.
Menurut dia,
pemerintah Indonesia harus mampu fokus memperkuat pengelolaan sumber daya
Indonesia yang dimilikinya untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat kecil.
Bakir tidak
memungkiri adanya fakta nilai rupiah yang anjlok serta kondisi ekonomi yang tak
kunjung membaik akan berakibat pada pengangguran dan pemutusan hubungan kerja
(PHK) besar-besaran dialami masyarakat bawah.
"Artinya kita
bisa menggerakan sektor-sektor yang ada di tengah masyarakat kita, apapun,
mungkin dampaknya tidak secepat seperti ekonomi dunia lain, tetapi paling tidak
pemerintah bisa menggerakan masyarakat sehingga mereka bangga dengan pemerintah
kita," tuturnya.
Menurut dia,
kepercayaan publik terhadap pemerintah merupakan hal penting. Faktor itu yang
membuat kondisi politik saat ini kondusif.
"Kita mampu
bertahan sampai sekarang dengan kondisi yang ada sekarang ini karena ada rasa
kepercayaan masyarakat, ini menjadi modal sebenarnya," tuturnya. (CSE/SindoNews)


