Malang (Zonasatu.co.id)
– Merebaknya paham radikal ISIS yang menyasar pada generasi muda Indonesia khususnya
kalangan akademisi di perguruan tinggi membuat Hamidin Direktur Pencegahan Badan
Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) prihatin.
Dalam paparannya yang berjudul “Membangun sinergitas
dengan perguruan tinggi dalam pencegahan ISIS” Hamidin menjelaskan jika saat
ini kelompok radikal ISIS sudah memiliki kemampuan yang cukup baik dalam
melakukan proses perekurtan. Salah satunya yang paling banyak dilakukan adalah
melalui jejaring media sosial.
“Mereka (ISIS) menggunakan jejaring media sosial seperti
facebook, twitter, youtube dan sebagainya untuk mencari anggota baru yang
awalnya didahului dengan diskusi – diskusi agama dan yang dijadikan sasaran
adalah anak muda” jelasnya saat memberikan pengarahan di Gedung Widyaloka
Universitas Brawijaya, Malang, Jatim (27/08/2015).
Hamidin juga menjelaskan selain melalui dunia maya, ISIS
juga melakukan perekurtan melalui pendekatan kekeluargaan, pertemanan,
penyusupan ke sejumlah lembaga pendidikan sampai dengan membentuk kelompok
studi yang bertemakan agama. (AS)


