“Pasukan SAS ini dengan cepat kembali mengambil inisiatif dengan menggunakan keberanian, agresi dan kekuatan menembak,”Inggris (Zonasatu.co.id) - Pasukan SAS yang identitasnya dilindungi militer Inggris itu bagian dari delapan anggota tim SAS yang beroperasi di Suriah ketika dia mencoba menyelundupkan agen rahasia dari Suriah ke Irak. Baku tembak sengit terjadi setelah para pasukan SAS itu disergap sekitar 30 militan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah.
Enam militan ISIS itu ditembak mati dengan senapan
otomatis.“Itu adalah pertemuan klasik (pasukan) SAS. Mereka telah kehilangan
inisiatif ketika penyergapan itu terjadi,” kata sumber militer Inggris kepada Daily
Star.
”Mereka baku tembak, tapi tim (SAS) tetap tenang dan
fokus,” lanjut sumber militer Inggris itu. ”Hal terakhir yang diharapkan
militan (ISIS) adalah menyerang, mengingat bahwa tim SAS terdiri dari delapan
orang dan ada setidaknya 30 pasukan musuh.”
“Pasukan SAS ini dengan cepat kembali mengambil inisiatif
dengan menggunakan keberanian, agresi dan kekuatan menembak,” lanjut dia, yang
dilansir Daily Mirror, Senin (21/9/2015).
Setelah membunuh enam militan ISIS, pasukan rahasia
Inggris itu berhasil melarikan diri ke markas mereka yang terletak di Irak.
Departemen Pertahanan Inggris secara resmi belum mengkonfirmasi laporan perihal
aksi heroik pasukan SAS tersebut. (SRK/SindoNews)


