"Tingkat
kepercayaan tertinggi dari publik diberikan kepada TNI sebesar 90 persen dan
KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebesar 80 persen berdasarkan hasil survei
kami," ujar Peneliti CSIS, Arya Fernandes dalam diskusi bertajuk 'Setahun
Pasca Pilpres 2014: Antara Kepercayaan Publik vis-a-vis Aktor-aktor Politik' di
Hotel Century Park, Minggu 25 Oktober 2015.
Arya menjelaskan,
salah satu faktor yang membuat tingkat kepercayaan publik semakin bertambah
kepada TNI, adalah adanya keseriusan TNI dalam melakukan reformasi internal.
"Tingkat
kepercayaan publik terhadap TNI tidak lepas dari buah reformasi secara terus
menerus di tubuh, atau internal TNI. Selain itu, publik juga semakin percaya
dan mengapresiasi TNI yang tidak mau terjun ke politik lagi," kata dia.
Ironisnya, dari
sembilan lembaga atau institusi negara yang disurvei oleh CSIS, Dewan Pewakilan
Rakyat justru menduduki peringkat paling rendah.
Berikut, urutan
hasil survei CSIS tentang kepercayaan publik terhadap institusi; TNI (90
persen), KPK (80 persen), Presiden (79,7 persen), Wakil Presiden (75,2 persen),
Mahkamah Konstitusi (71,2 persen), Badan Pemeriksan Keuangan (68,1 persen),
Kepolisian (63,5 persen), Dewan Perwakilan Daerah (60,1 persen), dan Dewan
Pewakilan Rakyat (53 persen). (SRK/VivaNews)


