Menurut kelompok Observatorium HAM untuk Suriah,
setidaknya 12 serangan udara menghantam daerah pedesaan sebelah utara Latakia.
Daerah tersebut didiami oleh kelompok sayap Al-Qaeda,
Front Al Nusra, dan kelompok pemberontak Turkmen seperti dikutip dari laman
Reuters, Rabu (25/11/2015).
Sementara itu, seorang komandan pasukan pemberontak dari
suku Turkmen mengatakan bahwa sejumlah rudal ditembakkan dari kapal perang
Rusia di Mediterania. Sejumlah artileri berat juga turut ditembakan ke daerah
tersebut.
Turki sebelumnya telah menembak jatuh pesawat pembom
Rusia di wilayah perbatasan Turki dan Suriah. Turki menyatakan telah memberikan
peringatan terlebih dahulu sebelum menembak jatuh pesawat Rusia.
Namun, peringatan sebanyak 10 kali yang diberikan dalam
waktu lima menit itu tidak digubris. Sebuah sumber militer Turki mengatakan
bahwa pasukan Turki telah bersiaga di daerah perbatasan saat Rusia mulai
melakukan aksi pemboman. (SRK/SindoNews)


