Kementerian Pertahanan Inggris tidak mengonfirmasi apakah
pesawat itu sedang melacak keberadaan kapal selam asing.
“Yang bisa kami konfirmasi ialah pesawat patroli maritim
sekutu yang berbasis di pangkalan udara Lossiemouth untuk jangka waktu tertentu
tengah melakukan aktivitas bersama Angkatan Laut. Kami tidak mendiskusikan
rincian operasi maritim,” sebut pernyataan resmi Kementerian Pertahanan
Inggris.
Sebagaimana dilaporkan surat kabar the Telegraph, militer
Inggris juga mengerahkan kapal frigat HMS Sutherland dan kapal selam untuk
melacak kapal selam Rusia.
Namun, lantaran Inggris tidak memiliki pesawat khusus
yang dapat melacak kapal selam, Inggris meminta bantuan kepada sekutu.
Permintaan itu ditanggapi pemerintah Prancis dengan mengirimkan pesawat
Atlantique 2.
Pesawat tersebut, bersama dengan pesawat dari pemerintah
Kanada, sudah beroperasi selama 10 hari di perairan Skotlandia.
Laporan mengenai keberadaan kapal selam Rusia muncul di
tengah kekhawatiran bahwa negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin itu
berencana menganggu komunikasi internet dalam perang di masa depan.
Kekhawatiran itu mengemuka setelah jumlah aktivitas maritim dekat lokasi kabel
bawah laut meningkat tajam.
Namun, hal itu tidak ditanggapi secara resmi oleh militer
Inggris.
Yang jelas, menurut koresponden pertahanan BBC, Jonathan
Beale, fakta bahwa Inggris harus meminta bantuan pesawat patroli maritim kepada
sekutu, bakal menjadi topik diskusi dalam panel Peninjauan Keamanan dan
Pertahanan Strategis. (CSE/TribunNews)


