Dalam atraksi hari ini, Letkol Marda bertindak sebagai
pilot sedang Kapten Dwi bertindak sebagai radar interceptor officer.
Letkol Marda adalah perwira menengah berusia 40 tahun,
sedang Kapten Dwi berusia 31 tahun. Keduanya adalah pilot terlatih yang
berdinas di Skadron 15 Lanud Iswahyudi Madiun. Letkol Marda menjabat sebagai
komandan Skadron 15 Lanud Iswahyudi Madiun. Lanud Iswahyudi merupakan home base
Golden Eagle.
Dalam atraksi hari ini, Letkol Marda bertindak sebagai pilot sedang Kapten Dwi bertindak sebagai radar interceptor officer.
Dalam atraksi hari ini, Letkol Marda bertindak sebagai pilot sedang Kapten Dwi bertindak sebagai radar interceptor officer.
Air Mata dan Haru
Rangkulan Istri ke Nisan di Pemakaman Letkol Marda
Pilot Golden Eagle, Letkol Pnb Marda Sarjono, dimakamkan
di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun, Senin (21/12/2015). Isak tangis
istri, Dian Ambarwati, mewarnai pemakaman.
Dian terus menangis sambil merangkul nisan almarhum suaminya. Dia didampingi 3 anaknya. Sejumlah kerabat dan teman dekat korban ikut menitikkan air mata.
Pemakaman dihadiri Pangko Ops II Makassar Marsda TNI AU Dody Trisunu, Dan Lanud Iswahyudi Madiun Marsma Fahri Adami, dan sejumlah anggota TNI AU.
Menurut Dody Trisunu, TNI AU kehilangan salah satu prajurit terbaiknya. Apalagi korban merupakan komandan skuadron yang punya keahlian khusus di bidang pesawat tempur.
"Jelas kita kehilangan. Sebab komandan skuadron merupakan kualifikasi tertinggi dalam mengoperasikan pesawat," tegas Dody Trisunu di pemakaman.
Letkol Pnb Marda Sarjono merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1997. Ia gugur saat menerbangkan pesawat T-50i Golden Eagle dalam Gebyar Dirgantara HUT Sekolah Penerbang ke-70 di Kota Yogyakarta, Minggu (20/12) siang. Insiden ini juga menewaskan Kapten Pnb Dwi Cahyadi asal Maguwoharjo Sleman Yogyakarta. Kapten Dwi dimakamkan di Sleman. (Nedi/Detik)
Dian terus menangis sambil merangkul nisan almarhum suaminya. Dia didampingi 3 anaknya. Sejumlah kerabat dan teman dekat korban ikut menitikkan air mata.
Pemakaman dihadiri Pangko Ops II Makassar Marsda TNI AU Dody Trisunu, Dan Lanud Iswahyudi Madiun Marsma Fahri Adami, dan sejumlah anggota TNI AU.
Menurut Dody Trisunu, TNI AU kehilangan salah satu prajurit terbaiknya. Apalagi korban merupakan komandan skuadron yang punya keahlian khusus di bidang pesawat tempur.
"Jelas kita kehilangan. Sebab komandan skuadron merupakan kualifikasi tertinggi dalam mengoperasikan pesawat," tegas Dody Trisunu di pemakaman.
Letkol Pnb Marda Sarjono merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1997. Ia gugur saat menerbangkan pesawat T-50i Golden Eagle dalam Gebyar Dirgantara HUT Sekolah Penerbang ke-70 di Kota Yogyakarta, Minggu (20/12) siang. Insiden ini juga menewaskan Kapten Pnb Dwi Cahyadi asal Maguwoharjo Sleman Yogyakarta. Kapten Dwi dimakamkan di Sleman. (Nedi/Detik)


