Dalam sambutannya, Asops Panglima TNI menyampaikan
ucapan salam hangat dan selamat datang di Bumi Minang Padang, Sumatera
Barat kepada seluruh tim yang akan bersama-sama melaksanakan Latihan
Bersama Pacific Partnership2016 (Latma PP 16) di Indonesia. “Latma
PP 16 adalah Program Kerja Mabes TNI dibidang Operasi dan Latihan
antara TNI(Tentara Nasional Indonesia) dengan US-PACOM (United States
Pacific Command) bidang Medis,” ujarnya.
Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A.,
menuturkan bahwa, Latihan Bersama PP 16 merupakan kegiatan tahunan operasi
bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana dalam bentuk pengerahan kekuatan
Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika, yaitu Kapal Rumah sakit
Amerika Serikat (USNS) Mercy bekerja sama dengan negara di Asia Pasifik.
“Kegiatan tersebut mencakup Engineering Civic
Action Program, Medical Civic Action Program, Community Relationship, Table Top
Exercise, Command Post Exercise, Field Training Exercise dan beberapa
kegiatan tambahan lainnya,” katanya.
Di Indonesia, kegiatan ini telah dilaksanakan pada
tahun 2010 di Ambon, tahun 2012 di Provinsi Maluku, tahun 2014 di Provinsi Nusa
Tenggara Timur, dan kali ini Kota Padang terpilih sebagai tuan rumah
pelaksanaan Pacific Partnership 2016,dengan tema “Melalui
Latihan Bersama antara TNI dan USPACOM Pacific Partnership 2016,
Kita Tingkatkan Kemampuan Satuan TNI dalam Operasi Bersama Bantuan Kemanusiaan
dan Penanggulangan Bencana Guna Mendukung Tugas Pokok TNI”.
Lebih lanjut Asops Panglima TNI mengatakan, Latma PP 16
ini dapat menjadi forum bagi kita semua untuk meningkatkan kepercayaan serta
sebagai wahana bertukar pengalaman dan pengetahuan tanpa menghilangkan rasa
saling menghargai dengan standart prosedur yang ada antara
kedua negara dan institusi, sehingga tujuan latihan dapat tercapai.“Selain
itu, latihan ini dapat meningkatkan kemampuan personel TNI dalam upaya
mengorganisir latihan kesehatan militer yang bersekala internasional,” harapnya.
Mengakhiri sambutannya, Asops Panglima TNI Mayjen
TNI Agung Risdhianto, M.B.A., menyampaikan ucapan terima kasih
kepada pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan khususnya pemerintah Kota
Padang yang telah banyak memberikan dukungan dan fasilitasi kegiatan latihan,
dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah
berpartisipasi aktif dalam mendukung kesuksesan kegiatan latihan ini.
“Ucapan terima kasih yang sama ditujukan kepada
pemerintah Amerika Serikat khususnya US-PACOM yang telah memberikan Latihan
Bersama Kesehatan Militer TNI dan US-PACOM, yang telah memberikan
kontribusi besar kepada masyarakat di Sumatera Barat, khususnya di Kota
Padang,” pungkasnya.
Sementara itu Dubes AS untuk Republik Indonesia Mr. Brian
Mc Feeters menyampaikan ucapan terima kasih kepadaPemerintah Indonesia menjadi
tuan rumah Latma PP 16, dan tahun ini menjadi misi ke lima USNS
Mercy mengunjungi Indonesia sejak tahun 2006. “Saya juga mengapresiasi
kinerja serta usaha kedua belah pihak, baik dari pihak Pemerintah
Indonesia maupun Amerika Serikat yang sudah bekerja keras untuk mensukseskan
berlangsungnya acara Pacific Partnershipini,” ujarnya.
“Indonesia secara luas diakui sebagai pemimpin di Kawasan
Asia-Pasifik, dan kami menghargai komitmennya untuk kerja sama
regional. Pacific Partnership adalah misi multilateral bantuan
kemanusiaan dan bantuan kesiapan bencana terbesar tahunan yang dilakukan di
Asia-Pasifik,” kata Mr. Brian Mc Feeters mengakhiri sambutannya.
Peserta Latma Pacific Partnership 2016 yang melibatkan 2.711
personel TNI dan AS, terdiri dari Indonesia 1.609personel dan Amerika 1.102
personel, juga melibatkan negara Australia, Jepang, Kanada, Korea Selatan dan Selandia
Baru.Sedangkan, Alutsista yang dihadirkan adalah KRI Makassar 590 dengan
Komandan Letkol Laut (P) Elmondo Samuel Sianipar dan Kapal Rumah Sakit
USNS Mercy dengan Komandan Kapal Captain Navy Tom William.
Disamping itu, Pacific Partnership 2016 juga melibatkan
relawan Non Government Organization (NGO) diantaranya “Project Hope Indonesia”
Mahasiswa Kesehatan dan Non Kesehatan dari berbagai Perguruan Tinggi di
Indonesia, US Public Health Service USA, Latter Day Saint
Charities Strengthening Families dan Pre Dental Society NGO
dari Universitas California San Diego.
Adapun tujuan Pacific Parnership 2016 adalah
melatih dan meningkatkan kemampuan koordinasi, interoperabilitas antar lembaga
dan antar negara dalam penanggulangan bencana. Selain itu, untuk analisa
pasca bencana dan meningkatkan ketrampilan kemampuan Emergency Preparednes bagi
Personel Kesehatan TNI dan US-PACOM serta masyarakat Sumatera Barat.
Turut hadir dalam acara pembukaan Latma PP 16,
diantaranya Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS,
Danrem Padang Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S,I,P., Kapolda Sumbar Brigjen
Polisi Drs. Basarudin, S.H., M.H., Dansatgas PP 16 Kolonel Laut (K/W) drg. Nora
Lelyana, MH.Kes, Wadansatgas PP 16 Kolonel Laut (PM) Widhy Sutedjo, S.H.,M.Tr
(Han), Komandan Lanud Padang Kolonel Pnb I Putra Gede Suartika, Walikota
Padang H. Mahyeldi SP, Komandan KRI Makassar Letkol Laut (P) Elmondo
Samuel Sianipar, Real Admiral James S. Bynum, Consul General Juha Salin,
Capt Tom Williams, Captain Navy Peter Roberts as Commanding Officer Medical
Treatment Facility, New Zealand Defense Attach Colonel Nigel Smith, Australian
Commander Plath.


No comments:
Post a Comment