| Prajurit TNI dari Yonif Mekanis 516/CY melakukan pemeriksaan identitas bagi warga yang melintas disekitar pos |
Seperti yang ditegaskan oleh Letkol Inf Lukman Hakim,
S.Si Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY jika Operasi Simpatik bertujuan untuk
menciptakan situasi wilayah yang kondisi dan aman di wilayah Kab. Keerom,
terutama saat menjelang peringatan hari besar umat muslim yaitu Perayaan Hari
Raya Idul Adha.
"Kegiatan ini untuk mengantisipasi adanya ulah sejumlah oknum tidak bertanggung jawab yang dapat mencederai toleransi umat beragama di Kab. Keerom yang selama ini sudah terjalin dengan baik," Ujarnya.
Lanjut Lukman, meskipun dalam Perda Gubernur Papua Nomor 15/2013 terdapat larangan
penggunaan Miras dengan sanksi yang cukup berat namun hal ini masih dinilai
belum cukup membuat warga setempat jera sehingga perlu dilakukan kegiatan
penertiban secara rutin.
Selama kegiatan operasi simpatik digelar oleh satuan TNI
dari Yonif Mekanis 516/CY di Kab, Keerom sudah ada 16 botol Miras dari berbagai
merek yang berhasil disita sejumlah warga, selain itu juga ada yang kedapatan
membawa Narkoba jenis Ganja siap edar seberat 650 gr.
"Operasi simpatik ini akan terus kami lakukan
sebagai upaya kami Satgas Yonif Mekanis 516/CY guna mengamankan wilayah
perbatasan darat RI PNG, terutama mencegah peredaran dan penggunaan Miras
serta penyalahgunaan Narkoba di wilayah perbatasan khususnya di wilayah Kab.
Keerom, Papua," Jelasnya lagi.


No comments:
Post a Comment