Bukannya tanpa alasan, sebab selama masa kampanye Pilpres
2014 berlangsung tidak sedikit pengusaha – pengusaha besar berdiri dibelakang
Jokowi – JK untuk memberi dukungan penuh dan sekarang adalah masanya mereka
untuk mengambil hasil seperti yang diungkapkan oleh mantan Kepala Litbang DPP
PDIP.
“Jauh sebelum Jokowi-JK jadi presiden dan wapres,
masa-masa kampanye pasangan ini jelas-jelas didukung oleh sembilan Taipan.
Informasi tersebut tersebar demikian luasnya,” ungkap Kwik.
Targetnya lanjut Kwik, jika Jokowi-JK menang, maka
presiden bisa didikte oleh sembilan Taipan tadi.
“Karena itu, saya menantang PDIP agar membantah informasi
sembilan Taipan yang memback-up Jokowi-JK itu dengan sekuat-kuatnya,” saran
Kwik.
Kalau tudingan tersebut tidak dibantah, lanjutnya,
berarti PDIP membiarkan Jokowi melanggar konstitusi.(Lahuri)


