”Kami pasti mengawasi China dan kami mengambil khusus untuk memastikan kami tetap menghadapi kemampuan militer China,”
”Kami pasti mengawasi China dan kami mengambil khusus
untuk memastikan kami tetap menghadapi kemampuan militer China,” kata Carter.
”Ini dibangun dalam anggaran kami,” lanjut Carter, seperti dikutip Sputnik,
Sabtu (7/11/2015).
Menteri Pertahanan AS itu singgah di Hawaii setelah
melakukan pembicaraan dengan rekan-rekan Asia-nya di Malaysia.
”Kebijakan kami terhadap wilayah ini tidak satu untuk
membagi atau mengecualikan, mencegah China atau orang lain. Kebijakan kami
adalah salah satu dari inklusi,” imbuh Carter.
Pada hari Kamis lalu, Carter naik kapal induk nuklir AS,
USS Theodore Roosevelt di Laut China Selatan. Aksi itu menunjukkan sinyal AS
untuk tetap mempertahankan kehadiran Angkatan Laut AS di wilayah yang jadi
sengketa antara China dan negara-negara ASEAN itu. Aksi Carter itu membuat para
pejabat China marah karena dianggap sebagai provokasi terang-terangan.
”Kami prihatin tentang kegiatan mereka (China) di Laut
China Selatan,” kata Carter. Kendati demikian, dia tetap akan mengupayakan
penyelesaian konflik Laut China Selatan secara diplomatis. (CSE/SindoNews)


