“Generasi bangsa kita jangan melupakan sejarah, mewaspadai munculnya faham radikal dengan jalan mewaspadai ancaman terorisme dan jangan lengah,”
Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo
mengatakan,membangun rasa nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) harus terus digelorakan,untuk itu dengan kegiatan ini
diharapkan bisa memperkokoh rasa nasionalisme terhadap NKRI dan semangat
kebangsaan. “Kita semua punya tanggungjawab terhadap 4 pilar ini
(Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
Bhinneka Tunggal Ika). Empat pilar inilah yang memperkokoh persatuan dan
kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Sarwo.
Dandim juga menjelaskan, ancaman bagi bangsa indonesia
dewasa ini antara lain, Proxy War, wilayah perbatasan negara Indonesia
yang menjadi ancaman konflik akibat kepentingan politis dan strategis, ancaman
Ideologi komunisme dan radikal lainnya yang mengancam keutuhan bangsa,
penyebaran kader komunisme dengan gaya baru, ancaman konflik baru didaerah
dengan munculnya isu SARA.
“Generasi bangsa kita jangan melupakan sejarah, mewaspadai
munculnya faham radikal dengan jalan mewaspadai ancaman
terorisme dan jangan lengah,” tegas Dandim Tuban.
Dandim menambahkan, kewaspadaan dan deteksi dini dalam
rangka pencegahan dan penanganan konflik di masyarakat, baik itu meliputi
konflik sosial, agama, maupun konflik kemasyarakatan lainnya harus mampu
ditangani dan diselesaikan. Oleh sebab itu, perlu adanya pertemuan antara Forum
Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
“Mari kita sama-sama pererat persaudaraan seluruh warga
masyarakat Tuban, komitmen kita untuk menjaga toleransi antar umat beragama ini
harus tetap terjaga dengan baik,” ajak Dandim kepada seluruh undangan yang
hadir pada acara tersebut.



No comments:
Post a Comment