Tunjukkan Baktinya Kepada Orang Tua, Kepala BNPT Tuntun Ibundanya Umroh ke Tanah Suci - ZONASATU.CO.ID

Breaking

Home Top Ad

Sunday, 30 September 2018

Tunjukkan Baktinya Kepada Orang Tua, Kepala BNPT Tuntun Ibundanya Umroh ke Tanah Suci

Mekkah/ZONASATU - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius,MH menunjukkan kepribadiannya dan kewajibannya sebagai seorang anak yang taat dan berbakti kepada ibundanya. Ditengah kesibukannnya, beliau tetap melayani keinginan ibundanya, Hj. Alisma Kamudi untuk pergi bersama menjalani ibadah umroh di Tanah Suci, Mekkah.

“Kita semua berusaha sebaik mungkin untuk berbakti kepada orang tua walaupun jasanya tidak akan pernah terbalaskan. Kita hanya memohon ridho Allah SWT untuk menggapai husnul khotimah,” kata Kepala BNPT melalui pesan singkatnya, Minggu (30/9/2018).

Rombongan Kepala BNPT ini memulai perjalanan umroh dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di kota Madinah.. Setelah itu rombongan menuju Mekkah untuk menunaikan manasik umroh. Sepanjang dari Madinah ke Mekkah, Kepala BNPT selalu memapah ibu kandungnya yang sudah berumur itu, termasuk saat menjalankan tawaf dan sa’i di Masjidil Haram, juga saat sang bunda mau menunaikan salat  lima waktu. Selain itu, mantan Sestama Lemhanas itu selalu setia mendorong kursi roda dan melayani keperluan sang bunda.

“Saya ingin mengabdikan sisa hidup ini dengan pengabdian kepada orang tua, keluarga, dan negara,” ujar Komjen Suhardi Alius.

Rombongan umroh Kepala BNPT terdiri dari tujuh orang yaitu Kepala BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH, Riri Nusrad Kanam (istri), Ahmad Bonadi Suhardi Alius (anak), Alisma Kamudi (ibunda), Yuniarti Hatta (keluarga), Neli Kasim Mahmoudun (keluarga), dan Kurniawan Saharuddin (Aspri). Menurut rencana, setelah menunaikan ibadah umroh, Kepala BNPT akan langsung menuju Jerman untuk melakukan kunjungan kerja.

***
Penulis : Adri Irianto
Sumber : -

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad


UNESCO menyebutkan Indonesia berada diurutan nomor dua dari bawah soal literasi dunia yang berarti penduduk Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah yaitu 0,001% atau dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Yuk, perkaya literasi dan biasakan membaca sampai selesai.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?