Muhammad Asril dan
M. Nanda Oc, dari Medan Jurnalis Club, melihat ada benang merah antara dinamika
politik partai Hanura saat ini dengan isu wacana kehadiran wakil gubernur Sumut
pendamping Tengku Erry.
"Bahkan jauh
sebelum itu, sejumlah politikus terutama yang partainya terlibat mengusung
pasangan “GANTENG” pada Pilgub Sumut 2013 lalu, sudah mulai memberi statemen di
media," ujarnya pada Minggu, (4/9).
Sejumlah isu yang
mengemuka ke publik, katanya, antara lain elemen mana yang paling tepat
mendampingi Erry yang notabene adalah politikus.
"Dari
birokrat kah, profesional, praktisi hukum atau politikus juga? Namun yang
paling menarik dan dikhawatirkan oleh masyarakat adalah munculnya isu bahwa
Gubernur Sumut saat ini sedang melakukan serangkaian manuver agar proses
pengajuan Calon Wakil Gubernur Sumut mendampingi dirinya diperlambat, atau
bahasa Medan-nya, 'dilama-lamakan'. Sehingga apabila melewati batas waktu yang
telah ditentukan UU, maka Tengku Erry tidak didampingi lagi oleh seorang
Wakil," ungkapnya.
Ditambahkan oleh
Nanda, bahwa di DPRD Sumut yang merupakan komponen vital dalam penetapan Wakil
Gubernur Sumut, telah dibentuk satu panitia khusus untuk menindaklanjuti amanah
UU ini. Syah Afandin didaulat sebagai Ketua Pansus Pemilihan Wagubsu, dimana
dalam pembentukan Pansus, fraksi Hanura yang diketahui sebagai salah satu
partai pengusung “Ganteng”, kalah dalam voting.
"Pansus ini
diketahui telah bekerja, berkonsultasi dengan Kementrian Dalam Negeri, KPU dan
sejumlah pakar hukum untuk memahami secara komprehensif tentang Undang-undang
yang mengatur tata cara pemilihan Wakil Gubernur dalam sisa masa jabatan,"
ujar Nanda.
Menyikapi
perkembangan kinerja Pansus Cawagubsu dan dinamika politik saat ini, Medan
Jurnalis Club, yang peduli akan isu-isu sosial politik di Sumut, akan
melaksanakan Dialog Publik, bertema “Akankah ada Wakil Gubernur Sumut
Pendamping Tengku Erry?”, pada Rabu, 7 September 2016, di Medan Club, jalan
Kartini Medan.
Di sana, kata
Nanda, sejumlah stakeholder yang berkaitan, antara lain politikus partai
pengusung dari PKS dan Hanura, Pansus Wagubsu DPRDSU Syah Afandin, birokrat,
pakar hukum termasuk budayawan, akan menyampaikan pemaparan terkait pengusulan,
penyeleksian dan penetapan Wakil Gubernur Sumut, sisa masa jabatan 2013-2018.(SN)



No comments:
Post a Comment